Kamis, 07 Juni 2012

TUGAS IBD KE-3


TUGAS 3 IBD

Dosen : Dimyati
Matkul : Ilmu Budaya Dasar
Nama : Milla Hanim Hidayati
NPM   : 54411490
Kelas  : 1IA18

1.    Uraikan peran kelompok masyarakat yang ada di kawasan Tanah Abang berdasarkan lokasi/objek  amatan saudara?

Pasar Tanah Abang di Jakarta Pusat memang sudah terkenal sejak zaman kolonial Belanda sebagai pusat perdagangan tekstil terbesar se-Asia Tenggara. Pasar ini juga dikenal sebagai pusat grosir dengan harga murah.
Akses ke lokasi bisa ditempuh dari arah Jalan Jenderal Sudirman, bisa melewati Jalan KH Mas Mansyur. Dari Jalan MH Thamrin, bisa masuk ke wilayah pasar lewat Jalan Kebon Kacang Raya atau Jalan Kampung Bali. Sedangkan kalau melalui Jalan Abdul Muis, bisa masuk ke daerah Pasar Tanah Abang dari arah Jati Baru dan Jalan Tanah Abang Bukit. Berbagai gedung perdagangan yang telah didirikan guna menunjang fungsi kawasan Tanah Abang sebagai pusat perdagangan grosir dan eceran, di antaranya yaitu:

a.    Pasar Tanah Abang (Blok A-F)
b.    Ramayana
c.    Pasar Kebon Jati (Jembatan Tinggi)
d.    Ruko Tanah Abang

Kali ini saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman saya saat berada di Tanah Abang. Terakhir kali saya pergi ke Tanah Abang saat saya diajak jalan-jalan oleh teman saya ke Jakarta dengan mengendarai mobil. Tujuan pertama kami adalah berwisata ke Tugu Monas yang ada di Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat. Kemudian kami berwisata ke Tanah Abang untuk melihat keadaan yang terjadi di sekitar Blok A kawasan Pasar Tanah Abang baik dari segi interaksi penjual dengan pembeli maupun interaksi dengan warga sekitar. Kami parkir mobil hingga di lantai paling atas karena parkiran yang ada di lantai 1, 2 dan 3 dikuasai oleh kendaraan Box milik pedagang grosir. Sedangkan parkiran lantai atas berikutnya adalah parkiran untuk pengunjung dan pembeli di Pasar Tanah Abang. Di dalam kegiatan yang berlangsung di kawasan Tanah Abang baik yang memiliki usaha grosir atau eceran yang menjual berbagai macam barang (penjual) maupun pembeli tidak lepas dari peran masyarakat yang ada di sekitar kawasan tersebut. 

Karena masyarakat yang ada di kawasan Tanah Abang rata-rata mereka suka membantu orang yang sedang membutuhkan pertolongan. Misalnya: pada saat waktu shalat 5 waktu tiba, penjual barang grosir di Pasar Tanah Abang yang beragama Islam langsung menuju mushala yang ada di lantai paling atas seingat saya lantai 12. Selain itu apabila ada pembeli yang membeli barang grosir dengan sangat banyak, maka barang tersebut akan diantarkan oleh pihak penjualnya ke tempat parkiran mobil pembeli maupun di wisma (tempat tinggal sementara pembeli barang grosir di Tanah Abang yang rumahnya jauh dari kawasan Tanah Abang). Saya dan teman saya sempat jalanjalan dipemukiman tempat tinggal warga asli Tanah Abang. Kalau tidak salah di daerah Kebon Kacang 3. Disana kami membeli camilan kue lapis legit 1 kardus rasa coklat karena ada pedagang kue keliling. Saat itu kami ingin kuenya dipotong agar lebih kecil namun penjual kue tersebut tidak membawa pisau untuk memotong kue menjadi lebih kecil. Kemudian ada penjual bakso keliling yang mau meminjamkan pisau kepada penjual kue keliling untuk memotong kue tersebut menjadi lebih kecil. 

Dari kejadian tersebut kami melihat bahwa sekelompok masyarakat di kawasan Tanah Abang sangat toleransi dan suka membantu terhadap sesama orang yang membutuhkan pertolongan.

2.    Apa pendapat anda tentang perkembangan kawasan Tanah Abang yang anda lihat!

Karena saya tidak mengetahui perkembangan yang sedang terjadi di Tanah Abang baik tempo dulu maupun tempo sekarang maka saya mencari sumber dari internet dan warga asli Tanah Abang. Menurut sumber yang saya peroleh dari internet (wikipedia dan google) serta dan warga asli Tanah Abang, kawasan Tanah Abang dulu menurut sejarahnya didasarkan pada keberadaan sebuah bukit yang memiliki tanah berwarna merah, bukit itu dikelilingi rawa-rawa yang letaknya di sekitar Kali Krukut. Kemudian di kawasan tersebut didirikan sebuah pasar oleh seorang saudagar kaya Belanda yang bernama Justinus Vinck pada tahun 1735. Pasar Tanah Abang merupakan pusat perdagangan tekstil utama ke berbagai wilayah di Indonesia dan juga Asia serta dunia.

Pada Februari 2003, sebagian kecil dari wilayah pasar Tanah Abang terbakar. 
Penyebab kebakaran masih menjadi isu kontroversial. Banyak orang menganggap penyebabnya adalah kondisi pasar yang terlalu ramai dan motif politik.

Pasar Tanah Abang terbagi menjadi 3 wilayah gedung yang menjadi pusat perdagangan antara lain Tanah Abang Metro, Tanah Abang Lama dan Tanah Abang AURI.Tanah Abang lama terbagi atas beberapa blok antara lain blok A, B, F (C, D, E belum dibangun) yang berisikan kios-kios, sedangkan Tanah Abang AURI terbagi atas beberapa blok antara lain blok A, B, C, D, E, F, AA, BB, CC. Seluruh blok diTanah Abang' AURI merupakan kumpulan ruko yang umumnya menjual tekstil, kecuali blok E yang merupakan kumpulan kios-kios yang menjual pakaian dalam bentuk eceran ataupun grosir.

Kawasan Tanah Abang akan direncanakan pengembangannya sebagai kawasan perkantoran, kawasan perdagangan, dan kawasan hunian yang dilakukan secara terpadu dengan fasilitas pendukungnya beserta pengembangan jalur hijau dan pedestrian yang melayani seluruh bagian kawasan. Pengembangan kawasan ini ditunjang dengan sistem angkutan massal jalur lingkar yang menghubungkan Manggarai – Tanah Abang – Duri hingga Kawasan Kota. Dengan rencana pengembangan tersebut, diharapkan akan meningkatkan pelayanan jaringan jalan di kawasan ini. Berbagai gedung perdagangan yang telah didirikan guna menunjang fungsi kawasan Tanah Abang sebagai pusat perdagangan grosir dan eceran, di antaranya yaitu:

a.    Pasar Tanah Abang (Blok A-F)
b.    Ramayana
c.    Pasar Kebon Jati (Jembatan Tinggi)
d.    Ruko Tanah Abang

3.    Apa yang menarik dari kawasan Tanah Abang?

Menurut saya hal yang menarik dari kawasan Tanah Abang adalah fashion/ model busananya selalu mengikuti perkembangan jaman. Baju remaja, gaun, blazer, rok, celana panjang, jaket, kaos, pakaian batik, jas, dll model/ fashionnya selalu baru dan mengikuti perkembangan jaman. Sehingga, selain mengikuti perkembangan jaman bisa membuat pembeli barang baru yang grosiran tidak bosan untuk berkunjung ke  Pasar Tanah Abang. Karena barang-barang di Pasar Tanah Abang harganya sangat murah dan terjangkau untuk semua kalangan masyarakat. 

                                                          SEKIAN